Wisata ke Taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung (TN Babul)
Lokasi Taman Nasional Bantimurung
 |
| Taman Nasional Bantimurung |
Pada tahun 2013 waktu ane masih ditugasin kerja di Makassar, ane manfaatin tuh buat mengeksplor tempat wisata yang ada di provinsi Sulawesi Selatan, salah satunya berwisata ke lokasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung atau yang biasa disingkat TN Babul, letaknya di Provinsi Sulawesi Selatan tepatnya di kabupaten Maros.
Lokasinya yang tidak begitu jauh dari pusat kota Makassar yang notabene sebagai ibukota provinsi Sulawesi Selatan. Dari kota Makassar dengan jarak kurang lebih 140 Km, waktu yang bisa ditempuh sekitar 1-2 jam perjalanan, lebih dekat lagi dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin. Kebetulan ane waktu itu berangkat dari kecamatan Panakukang, Makassar. Sehingga jarak yang ditempuh lebih jauh dibanding kalo dari Bandara Sultan Hasanuddin yang lokasinya memang berada di perbatasan anatara kota Makassar dan kabupaten Maros.
Bersama kawan-kawan ane melakukan perjalanan dengan mengendarai sepeda motor dengan waktu tempuh kurang lebih sekitar satu setengah jam. Lumayanlah tidak terlalu jauh sama halnya perjalanan dari Bandung ke Garut kalo dibandingin mah, hee
Kelebihan Taman Nasional Bantimurung
Yang menjadi daya tarik dari objek wisata ini karena memilki berbagai macam keunikan. Taman Nasional Bantimurung merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang menyuguhkan wisata alam berupa lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis yang merupakan habitat beragam spesies termasuk kupu-kupu, air terjun, dan gua-gua stalaknit dan stalakmit.
So buat yang suka menjelajah tempat-tempat yang "Back to Nature", cocok banget nih sob. Jadi menurut ane Taman Nasional Bantimurung wajib nih buat dikunjungin sob. hehe....
Air Terjun Bantimurung
Tempat pertama yang ane kunjungi ketika menginjakan kaki di Taman Nasional ini adalah air terjun yang tidak jauh dari pintu masuk. Disini kita dapat mandi langsung dibawah kucuran air terjun. Air terjun yang mengalir deras, serta aliran sungai dengan tepian batu raksasa yang diapit oleh tebing terjal yang kokoh, ditambah sejuknya udara menjadi sensasi berbeda dari objek wisata ini.
 |
| Air Terjun Bantimurung |
Disini juga kita bisa berselancar menggunakan ban karet untuk meluncur ditepian air sungai yang berbatu kebagian kolam pemandian alam dibawahnya, ada juga nih kolam-kolam buatan disekitar air terjun bagi yang merasa takut untuk berenang disekitar air terjun.
Gua Batu Bantimurung
Sudah puas menikmati pemandangan disekitar air terjun, ane bareng kawan-kawan langsung ngelanjutin perjalanan menuju ke gua batu yang katanya lokasi nya berdekatan dengan mata air. Dari lokasi Air Terjun Bantimurung kita manaiki anak tangga yang lumayan cukup tinggi. Dengan menyusuri jalan setapak kami semua berjalan melewati lokasi yang cukup sunyi dan sepi, disebelah kanan jalan kita disuguhkan pemandangan aliran sungai yang menuju ke Air Terjun Bantimurung, sementara disebelah kiri jalan setapak yang kita lalui merupak semak belukar.
Setelah hampir 1 Km kita berjalan kaki, akhirnya kita sampai dekat pintu masuk gua. Disitu kita langsung disuguhkan oleh pemandangan mata air yang memanjakan mata, pokokya mantep banget sob pemandangannya gak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bagi yang suka foto-foto di lokasi ini cocok banget buat mengabadikan momen-momen seru bareng orang-orang terdekat. Selain itu juga disini banyak terdapat berbagai jenis Kupu-kupu. Bahkan spesies unik yang hanya terdapat di Sulawesi Selatan , yaitu Troides Halipron Boisduval, Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, Papilo Adamanitus.
 |
| Mata air Bantimurung |
Alfred Russel Wallace bahkan katanya menghabiskan sebagian hidupnya dikawasan ini untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu. Wallace menyatakan Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly (Kerajaan kupu-kupu).
 |
| Pemandangan di sekitar Gua Batu |
Balik lagi ke pembahasan awal nih, untuk masuk ke Gua Batu ini kita harus menggunakan penerangan, mengingat Gua ini sangat gelap. Nah disini kita bisa menyewa senter atau pun lampu petromak yang banyak disewakan oleh penduduk sekitar, sekaligus menjadikannya tour guide yang akan menjelaskan setiap sudut ruangan yang ada didalam Gua Batu tersebut, Lumayan buat nambah pengetahuan kan bro sekaligus memberikan mata pencaharian buat penduduk sekitar.
Seorang pria paruh baya yang kebetulan menyewakan lampu petromak dan menemani kita masuk kedalam Gua Batu, dulu katanya banyak orang yang berenang di Mata Air dekat Gua Batu ini, namun katanya banyak terjadi kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Sehingga dikawasan mata air dekat Gua Batu ini kita dilarang untuk berenang.
 |
| Gua Batu Bantimurung |
Puas sudah kami mengelilingi Taman Nasional Bantimurung, pokoknya buat kawan-kawan yang ingin melancong ke Taman Nasional Bantimurung, ane jamin nggak bakalan nyesel deh. Semoga informasi yang ane bagikan ini bermanfaat dan menjadi salah satu referensi tujuan wisata anda untuk menghabiskan akhir pekan.
No comments:
Post a Comment